15

Feb

Pelatihan Behavior Based Safety

Tgl. 15-16 Februari 2019

Safety Behavior Training

PELATIHAN BEHAVIOR BASED SAFETY

Banyak perusahaan yang telah lama menjalankan program K3, tetapi angka kemalangan kerja masih tinggi dan berfluktuasi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak bisa ditekan sampai mencapai zero accident. Bahkan, nyaris semua karyawan merasakan bahwa, K3 tersebut menghambat jalannya mata rantai produksi. Para manajer dan supervisor percaya bahwa Program K3 tidak memiliki nilai tambah untuk dirinya maupun perusahaan. Mental mengerjakan tugas apa adanya tumbuh subur di masing-masing lini organisasi perusahaan. Behavior based safety belum menjadi perilaku nyata staff dan karyawan.

Urgensi Behavior Based Safety

Penelitian angka statistik mengindikasikan bahwa 96% dari semua kecelakaan kerja diakibatkan karena hal perilaku manusia. Pekerja ialah manusia yang ingin mempunyai sifat ceroboh, lalai, sering memungut jalan pintas , tidak mematuhi standar formalitas operasi, dll. Ini seluruh adalah paradigma gunung es, yang tidak jarang disebut sebagai perilaku tidak aman (unsafe behaviour). Perilaku aman dan tidak aman dari seorang pekerja tidak pernah dianalisa, bahkan tidak pernah diadukan sama sekali. Di sinilah urgensinya.

Kondisi Saling Menyalahkan

Kalaupun terdapat sistem pelaporannya, akan ingin mengarah pada keadaan saling menyalahkan satu dengan yang lain atau kultur saling menyalahakan. Padahal, menurut keterangan dari analisa paradigma gunung es , tidak terdapat perbedaan antara perilaku tidak aman dengan kecelakaan kerja (accident). Keduanya sama-sama “berwujud” sebagai “gunung es”.

Komitmen dengan Pelatihan

Bagaimana caranya supaya gunung es itu mengecil dan mencair ? Perlu adanya sebuah komitmen dari seluruh manajemen dan pekerja, mengenai perlunya menghangatkan keadaan K3 diorganisasi perusahaan, supaya tidak terjadi gunung es yang berkelanjutan, melewati program yang dinamakan “Pelatihan Behavior Based Safety”.

Safety Beahivior Dengan Pencegahan Proaktif

Sejak Tahun 1984, Behavour Based Safety (BBS) telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk mengurangi kecelakaan kerja. Behavior Based Safety (BBS) adalah upaya pencegahan kecelakaan secara proaktif yang berfokus pada at Risk Behavior/perilaku berbahaya yang berpeluang menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Penyelenggaraan Pelatihan

Safety Behavior Training ini dapat membantu perusahaan untuk menerapkan dan mengelola risiko dan peluang terkait Behavior Based Safety (BBS). Training ini akan dilaksanakan di jakarta pada tanggal 15-16 Februari 2019. Informasi lebih lanjut bisa hubungi 083806072080 (Riri).

SILABUS TRAINING (2 HARI)

  • Mengapa bisa terjadi kecelakaan
  • Faktor unsafe conditions dan unsafe act
  • Bagaimana mengurangi unsafe behavior
  • Mengapa unsafe behavior bisa terjadi
  • Upaya yang biasa dilakukan untuk mengurangi unsafe behavior
  • Pendekatan behavior safety untuk mengurangi unsafe behavior
  • Hasil yang diharapkan dari penerapan behavioral safety
  • Safe and unsafe behavior activities
  • Bagaimana cara preventive dan langkah-langkahnya

JADWAL PELAKSANAAN & PENDAFTARAN

Training dilaksanakan selama 2 hari. Informasi lebih lanjut Hubungi : Riri (Telp/WA : 083806072080). Pendaftaran Online silahkan isi form di bawah ini :