Mudah Mencari Kerja dengan Sertifikasi Cisco

Untuk bisa bekerja di dunia IT tak cukup dengan hanya mengandalkan ijazah pendidikan formal. Anda mesti memiliki sertifikasi kompetensi di bidang teknologi informasi, akan lebih baik kalau sertifikasi tersebut merupakan sertifikasi internasional atau setidaknya sertifikasi nasional. Karena sertifikasi tsb adalah pintu gerbang Anda untuk bisa masuk dalam dunia pekerjaan yang berkaitan dengan IT. Bahkan di beberapa perusahaan startup IT, ijazah pendidikan formal perguruan tinggi sudah tidak diutamakan, yang penting adalah kepemilikan sertifikasi internasional dan pembuktian kompetensinya.

Ada banyak sertifikasi kompetensi IT dengan skala internasional untuk pelbagai bidang teknologi informasi. Salah satu yang cukup terkenal adalah sertifikasi internasional yang biasa disebut sebagai Cisco Certified atau sertifikat cisco. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh vendor teknologi jaringan komputer ternama Cisco System sebagai bukti keahlian si pemiliknya dalam menangani jaringan komputer sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan oleh sertifikasi tersebut.

Karena jaringan komputer dunia saat ini sekitar 70%-nya menggunakan perangkat jaringan besutan dari Cisco System maka Network Engineer yang memiliki sertifikasi cisco akan lebih mudah diterima bekerja. Perusahaan-perusahaan besar khususnya mempercayakan perangkat keras jaringan komputernya menggunakan produk Cisco System dan mereka sangat memerlukan tenaga ahli yang mampu menangani perangkat-perangkat jaringan yang beraneka ragam keluaran Cisco System seperti : router, switch, server, firewall, access point, dan sebagainya.

Secara umum Cisco Certified terbagi menjadi 3 jenjang kualifikasi, yaitu Associate, Professional, dan Expert. Associate adalah jenjang awal seseorang Profesional IT dalam menapaki karir sebagai Network Engineer berbasiskan perangkat jaringan Cisco System. Professional adalah tingkat lanjutan (advanced) bagi seorang Network Engineer dalam menguasai keahlian jaringan komputer. Sedangkan Expert adalah tingkatan paling tinggi dalam jenjang sertifikasi Cisco yang menyatakan bahwa pemiliknya memiliki keahlian jaringan komputer dengan kualifikasi pakar.

Associate Level

Untuk jenjang Associate, Sertifikasi Cisco yang dapat dimiliki adalah CCNA (Cisco Certified Network Associate) yang kemudian dilanjutkan dengan sertifikasi CCNA berikutnya yang mengarah pada salah satu spesialisasi jaringan komputer yaitu : CCNA Voice, CCNA Security, CCNA Wireless dan sebagainya. Untuk mendapatkan sertifikasi CCNA Anda sebaiknya mengikuti terlebih dahulu training yang diselenggarakan oleh Cisco Networking Academy, Cisco Learning Partner, atau provider training komputer yang menyelenggarakn training dengan program Sertifikasi CCNA seperti CCNA Fast Track. Baru kemudian mengambil ujian sertifikasi. Persiapkan diri dengan baik karena biaya ujian relatif mahal, saat ini tahun 2017 biayanya adalah USD 295.

Professional Level

Pada jenjang berikutnya yaitu Professional, sertifikasi yang paling populer dimiliki adalah CCNP (Cisco Certified Network Professional). Sertifikasi ini menyatakaan bahwa pemiliknya memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN / WAN dengan jumlah setidaknya antara 100 sampai dengan 500 buah perangkat jaringan komputer seperti router, switch, dsb. Untuk memilikinya disyaratkan yang bersangkutan telah memiliki CCNA. Pada level professional selain CCNP juga ada sertifikasi lain yang memiliki jenjang yang sama yaitu : CCDP, CCIP, CCSP, dan CCVP. Salah satu training CCP yang kami rekomendasikan adalah Program Training CCNP Intensive.

Expert Level

Jenjang paling puncak adalah Expert, pada jenjang ini pemiliki sertifikat dinyatakan sebagai pakat dalam teknologi jaringan sesuai dengan kualifikasi yang tertera dalam sertifikat tsb. Nama sertifikatnya adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Berbeda dengan sertifikat sebelumnya yang diperoleh dengan basis tes yang sifatnya tertulis maka pada ujian sertifikasi CCIE selain tertulis (written) juga praktek langsung (lab) sehingga tingkat kesulitannya lebih tinggi. Biaya ujiannya juga sangat mahal, oleh karenanya butuh persiapan yang sangat matang agar bisa lulus ujian.

Lokasi ujian Sertifikasi Cisco hanya bisa di selenggarakan oleh Training Center yang memiliki lisensi sebagai Authorized VUE Testing Center. Salah satu lokasi yang direkomendasikan adalah di NetCampus Training Center yang beralamat di Jl. Sawo No.19 Rawamangun, Jakarta. Selain NetCampus juga ada provider training yang bisa menyelenggarakan ujian ini seperti Inixindo, Braimatics, Universitas Indonesia, dsb.

Leave a Reply